-03

Why

“Aku masih ingat saat SMA dulu Lisa mengatakan padaku bahwa kau akan kuliah ke Jerman dengan matanya yang berkaca-kaca.”

Mereka sedang berkumpul di ruang tengah. Seperti Nyonya Park bilang bahwa dia ingin mendengar banyak cerita dari Jungkook. Sowon berada di pangkuan Lisa sambil meminum susu dari botolnya.

Jungkook tersenyum lebar mendengar itu dan melihat ke arah Lisa

“Siapa yang tidak sedih saat sahabat dekatnya pindah jauh keluar negeri?” kata Lisa kepada ibunya.

“Jadi bagaimana dengan mu sekarang? Aku penasaran kau bisa satu kantor dengan Lisa.”

“Sebenarnya setelah lulus, aku berusaha mencari kerja disana. Dan akhirnya masuk di kantor pusat di Jerman sampai akhirnya mereka menyuruhku untuk bekerja di kantor cabang di Korea karena ,tentu, aku orang Korea dan komunikasinya lebih mudah. Dan aku tak menyangka jika Lisa juga bekerja disana.”

“Kalian satu divisi?”

Lisa dan Jungkook mengangguk.

“Meja kerja kami hanya berjarak 2 orang” tambah Lisa. 

Sowon bangun dari pangkuan Lisa dan berjalan ke arah Jungkook. Sang laki –laki menangkap dan mengangkat Sowon untuk duduk di pangkuannya. Sesekali menjawab Sowon, saat Sowon mengajaknya bicara.

“Sungguh mengesankan” kata ibunya.

“Tapi Jungkook akan menjadi manager sebentar lagi.”

“Eyy.. Lisa” kata Jungkook menyela.

Lisa tersenyum.

“Wae? Semua karyawan sudah tau itu.”

“Itu bukan hal yang memalukan untuk ditutupi Jungkook” kata Nyonya Park tersenyum .

“Jadi bagaimana denganmu sekarang? Apakah kau sudah punya pacar?”

Lisa Menyipitkan matanya ke arah mamahnya.

Jungkook tertawa. “Tidak. Aku masih sendiri.”

“Maaf kan ibuku yang selalu ingin tahu.” Kata Lisa ke arah Jungkook.

Satu jam berlalu dengan pertanyaan ibunya kepada Jungkook. Sesekali Lisa menyela merasa pernyataan ibunya terlalu privasi bagi Jungkook. Tipikal Jungkook ia hanya tersenyum ramah dan menjawab semua perntanyaan ibunya dengan sopan.  Sampai akhirnya jam 9 malam Jungkook pamit untuk pulang dengan  Sowon yang masih digendong Jungkook menangis keras sambil memeluk leher sang laki-laki untuk tidak pergi. Tapi setelah Jungkook berjanji akan datang lagi dan membawakan es krim, Sowon mulai takluk.

--------,,----------------

“Jungkook lelaki yang baik.”

“Aku setuju”

“Apakah kau tidak ada rasa suka sedikitpun padanya?”

“Omma! “

“Wae? Dia masih singel dan kau juga sendiri sekarang.”

“Aku tak ingin berbicara tentang topik ini. Kepala ku pusing sekali”

“Aku selalu bertanya-tanya kenapa akhirnya kau tidak menikah dengan Jungkook saat itu.”

“Omma~”

“Dan saat dia tidak datang ketika pernikahanmu dengan Taehyung, aku kira dia cemburu.”

“Omma kumohon. Aku mencintai Taehyung dan aku tidak merasa kecewa menikahinya.”

“Aku mengerti. Tapi untuk sekarang, tidak bisakah kau membuka hati untuk orang lain? Sowon masih dua tahun ia membutuhkan figur seoarang Ayah dan kau masih muda. Memberikan kesempatan untuk orang lain itu bukanlah hal yang salah Lisa.”

Lisa terdiam.

“Aku akan pergi ke London besok pagi.”

“Apa? Omma bilang akan disini selama seminggu.”

“Ini masalah penting, sayang. Maaf kan Omma.”

“Pekerjaan selalu hal yang terpenting bagi Omma.”

“Jangan berkata seperti itu” kata Nyonya Park memeluk Lisa.

 

 

Like this story? Give it an Upvote!
Thank you!
No comments yet