I Love You too

by Mayno2
Tags   leeteuk   romance   taeteuk   taeyeon   | Report Content

a a a a

 

Cerita sebelumnya…

“Oppa kau menyelamatkanku??” Taeyeon berkata tersenyum ke arah Leeteuk.

“Ne, begitulah….” Leeteuk menjawab tanpa melihat ke arah Taeyeon.

“Gomawo Oppa..!!” jawab Taeyeon senang.  Ia tak percaya bahwa tadi yang menyelamatkannya adalah Leeteuk.

“Ne..” jawab Leeteuk singkat.

Hening di rungan itu. Leeteuk dan Taeyeon tak bicara sepatah katapun. Sedangkan untuk Taeyeon di dalan hatinya ia sangat senang sekali. Hari ini  Leeteuk menyelamatkannya dari Yoona. Dan ia bisa berbicara berdua dengannya disini. Bahkan jarak diantara mereka sangat dekat. Ia melihat ke arah Leeteuk yang duduk di depannya. Tapi Leeteuk tidak melihatnya. Ia melihat kea rah lain. Taeyeon terpaku melihat wajah Leeteuk.

“Tapi kau bodoh sekali Taeyeon…!!” kata Leeteuk tiba-tiba.

Taeyeon syok  mendengar perkataan Leeteuk.

 

(final chapter/part 4)

 

 

AUTHOR P.O.V

 

“Tapi kau bodoh sekali Taeyeon…!! Bagaimana bisa kau kalah dari Yoona. Maksudku dia tak ada apa-apanya. Kenapa tadi kau tidak melawan. Atau setidaknya lari dari mereka. Selamatkan dirimu.” Leeteuk tiba-tiba berkata. Perkataan ini membuat syok Taeyeon. Ia memandang Leeteuk dengan tatapan tak percaya. Mata Taeyeon mulai berkaca-kaca.

“O-oppa..kau..” Taeyeon mencoba berbicara. Tapi Leeteuk memotongnya.

“Lihatlah keadaanmu sekarang. Bajumu kotor sekali. Kau bahkan sampai pingsan..”

“Cukup Oppa!!” Taeyeon tak kuasa mendengar ucapan Leeteuk yang menyakiti hatinya.

Leeteuk akhirnya melihat wajah Taeyeon. Dan tak disangkanya saat dia melihat Taeyeon, air mata Taeyeon sudah jatuh dipipi wanita itu.

“Iya!!! Benar,aku memang pabo!!!  Aku bodoh tak bisa melawan Yoona, aku bodoh karena hanya diam saat Yoona melempariku dengan telur busuk. Aku bahkan benar-benar bodoh sekali a..a..ku berharap u..untuk jadi pacarmu.”

Taeyeon mengeluarkan semua isi hatinya. Ia menangis sejadi-jadinya. Ia tak percaya, Leeteuk,orang yang sangat disukainya akan berkata seperti itu.

Sedangkan Leeteuk hanya diam mendengar semua perkataan Taeyeon.

“Ini semua gara-gara kau Oppa!” Taeyeon berkata dalam isak tangisnya.

“Aku..?” Leeteuk mengernyitkan dahinya.

“Ne!! seandainya aku tak menyukaimu aku tak akan diganggu Yoona,aku tak akan dilempari telur busuk dan tak akan pingsan. Kenapa kau malah membelanya??? Dia yang menyakitiku. Kenapa dia yang kau bela?? Aku membencimu Oppa!!!.”

Air mata Taeyeon mengalir dengan deras. Dia benar-benar tak bisa membendungnya lagi.

Taeyeon menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

“Ta-tapi a-aku tak bisa….aku tak bisa membencimu…Ma-maafkan aku berkata kasar pa-padamu.” Taeyeon menangis lagi, ia merasa bersalah karena ia menyalahkan Leeteuk yang tak tau apa-apa , tapi disisi lain ia sangat benci sekali saat Leeteuk seperti membela Yoona.

“Dasar kau..” Leeteuk tertawa kecil sambil menepuk pelan kepala Taeyeon.

“Kau itu terlalu baik.” Kata Leeteuk dengan sedikit bercanda. “Mungkin karena itu aku menyukaimu.” Lanjut Leeteuk.

“Eh..?” Taeyeon kaget dan membuatnya berhenti menangis karena perkataan Leeteuk.

“E…Taeyeon ada yang ingin ku katakan padamu.”Leeteuk gugup berkata pada Taeyeon.

“Aku menyukaimu.” Kata Leeteuk mengungkapkan isi hatinya.

Taeyeon yang mendengar pengakuan Leeteuk syok mendengarnya.

“O-oppa..jangan bercanda dan jangan merasa kasian padaku setelah apa yang ku ucapkan padamu.” Taeyeon berkata dengan cemberut.

“Aniyo Taeyeon..aku benar-benar menyukaimu.” Kata Leeteuk lagi.

Dia menatap mata Taeyeon dalam-dalam. Mencoba menyakinkan Taeyeon bahwa ini bukan candaan atau karena belas kasian.

Aigoo…jadi Leeteuk oppa menyukaiku?? Tapi tak mungkin,bagaimana bisa dia menyukaiku? Pikir Taeyeon dalam hati.

“Kenapa Oppa bisa menyukaiku?? Kita di kelas bahkan jarang berbicara. Aku juga tak cantik dan…..aku aneh.” tanya Taeyeon menyelidik. Dia memainkan ujung selimutnya dengan tangannya untuk menghindari tatapan mata Leeteuk.

“Emm kenapa ya… ahh..mungkin sejak pertama kali aku memperhatikanmu.” Jawab Leeteuk tersenyum.

“Memperhatikanku?” Taeyeon melihat ke arah Leeteuk.

“Ne..kau ingat saat kau menggendong nenek tua untuk menyeberang jalan?”

“Ahh…ne..tapi bukankah itu sudah lama sekali? Tiga bulan yang lalu ku kira.”

“Hemm..aku terkejut melihatmu waktu itu. Tapi saat melihat kau menggendong nenek itu dengan senang, aku berfikir bahwa kau adalah orang yang sangatlah baik.”

Taeyeon memandang wajah Leeteuk dengan pandangan tak percaya. Bagaimana Leeteuk Oppa bisa memperhatikannya sejauh itu?

“Oh ya..kemarin saat kau menolong Heebum juga..”

“Heebum? Siapa dia?”

“Dia adalah kucing Heechul,temanku. Kucing yang kau tolong turun dari pohon kemarin. Aku waktu itu sedang mencari Heebum. Tapi melihat kau sedang asyik berbicara kepadanya. Aku tak enak jika mendekat.” Leeteuk berkata sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya.

“Jadi Oppa mendengar semua perkataan yang ku sampaikan ke pada Heebum kemarin?”

“Aku tak sengaja mendengarnya.” Leeteuk tersenyum nakal.

“Oppa..!!!” Taeyeon cemberut.

“Dan satu lagi, kau itu cantik Taeyeon.”

Leeteuk berdiri dari kursi dan mengambil sapu tangan dari saku celananya. Lalu ia duduk di pinggir tempat tidur Taeyeon. Posisi duduknya berhadapan dengan Taeyeon.

“Kau bahkan lebih cantik dari Yoona.”

Leeteuk mulai membersihkan wajah Taeyeon yang kotor bekas tepung,telur busuk dan air matanya, dengan sapu tangan.

Jantung Taeyeon berdegup kencang karena tangan Leeteuk menyentuh pipinya. Ia merasakan wajahnya menjadi hangat dan mukanya mulai memerah.

Ia menundukan wajahnya karena malu kepada Leeteuk.

“Kau memang aneh..kekeke” kata Leeteuk bercanda.

“Aku tidak aneh!! Hanya saja..aku tidak bisa bergaul dengan mereka,aku…” saat Taeyeon ingin melanjutkan perkataannya Leeteuk memotongnya.

“Iya aku tahu. Kau yang pendiam,selalu menyendiri saat istirahat,tak suka bergosip dengan murid perempuan lain…mereka pabo karena melihatmu dari satu sisi saja. Mereka tak tau kalau kau itu sangat baik dan cantik. Dan itulah yang ku suka darimu.”

Kata Leeteuk panjang lebar, sambil menata rambut Taeyeon dengan hati-hati. Jantung Taeyeon semakin berdegup kencang karena itu.

“So..I really love you Taeyeon and it’s not joke. Maukah kau menjadi pacarku?” Kata Leeteuk hati-hati sambil memegangi kedua tangan Taeyeon.

Taeyeon berfikir sejenak lalu dia melihat wajah Leeteuk dengan tersenyum.

“Ne,Oppa.. I love you too, aku mau menjadi pacarmu.”

Leeteuk tersenyum mendengar jawaban Taeyeon. Dia lalu memeluk Taeyeon. Taeyeon yang kaget dengan pelukan mendadak Leeteuk hanya bisa diam dan tersenyum.

Inikah yang namanya mimpi menjadi kenyataan? Terimakasih Tuhan, pikir Taeyeon dalam hati.

Ia menyandarkan kepalanya di bahu Leeteuk. Lalu tiba-tiba Taeyeon teringat sesuatu. Ia menjauhkan diri dari pelukan Leeteuk.

Leeteuk yang kaget ,memasang tampang heran di wajahnya. Tapi Taeyeon tersenyum.

“Oppa…Happy Belated Birthday!! Maaf telat,seharusnya aku juga memberikan hadiahku untukmu.” Kata Taeyeon. Pandangan matanya masih tak berpindah dari wajah Leeteuk.

“Belated? Kau sudah mengucapkannya tepat waktu. Emm..tunggu..kau masih ingat ini?” Leeteuk mengeluarkan sebuah kertas dari saku celananya.

“Oppa ini..? Bagaimana bisa kau mendapatkannya?” Taeyeon kaget melihat surat ulangtahunnya untuk Leeteuk yang harusnya dia berikan bersama dengan sapu tangan yang akhirnya  injak-injak Yoona,kini berada di tangan Leeteuk.

“Kau menjatuhkannya saat kau menangis di depan lokerku pada saat hari ulang tahunku.” Leeteuk menjelaskan kepada Taeyeon.

“Tapi…tapi bagaimana Oppa mengetahui kalau itu aku? Di kertas itu hanya ku tulis inisial namaku dan juga waktu itu aku bahkan tak sedikitpun menoleh ke arahmu” tanya Taeyeon lagi.

“Kau ingat saat kita satu grup? Saat aku meminta kertasmu? Kertas itu bergambar sama dengan kertassuratini. Tulisannya pun sangat persis.. dan juga..emm” Leeteuk berhenti sebentar. Ia mengamati wajah Taeyeon yang heran.

“Aku tak akan lupa semua hal tentang orang yang ku suka. Sekalipun dia tak menoleh padaku.” jawab Leeteuk tersenyum.

“Ah Oppa kau!” Taeyeon tersenyum malu mendengar ucapan Leeteuk. Kali ini Taeyeon yang memeluk Leeteuk. Dia memeluknya dengan erat.

“Leeteuk Oppa,aku benar-benar menyukaimu!!” bisik Taeyeon kepada Leeteuk.

“Aku juga Taeyeon..”jawab Leeteuk senang.

Leeteuk tak tau bahwa Taeyeon sembunyi-sembunyi menangis di bahunya. Bukan tangis kesedihan, tapi tangis kebahagiaan  :’)

 

 

-THE END-

 

……………………………………………………………………………………………………………..

 

Semoga kalian suka :)

 

Keajaiban suatu saat pasti akan datang kepada kalian,walaupun kalian merasa itu tak mungkin terjadi,tapi siapakah yang bisa melawan kehendak Tuhan?? tak ada tentunya 

"Miracle one day will surely come to you, even if you feel it can not be happening, but who can be against the will of God? No one of course."

-Mayno2- ^__^

Comments

Comments are moderated. Keep it cool. Critical is fine, but if you're rude to one another (or to us), we'll delete your stuff. Have fun and thanks for joining the conversation!

You must be logged in to comment.

Mayno2 [A] () says:
@SonElf_4ever terimakasih udah mau baca ffku :D *bow*

SonElf_4ever () says:
bikin fanfic taeteuk indo lg ya.. :D

SonElf_4ever () says:
yeeyy..

taeteuk.. my favorit couple <3.

makasih...^^

chococcino () says:
iya sama sama :) Bikin fanfic indo yg lebih lagi ya :D

Mayno2 [A] () says:
@sink33 : ga nyangka ff ku kalian pada suka....Terimakasih dukungannya *bow* :D terimakasih udah mau baca chingu *bow* ^^

sink33 () says:
gak nyangka bisa ketemu fic bahasa Indonesia disini, hahahaha :D
keep up this good work, buat lagi fic yang lain yaahhh <3~~

Mayno2 [A] () says:
@milkytutu : kamsahamnida chingu :D

chococcino () says:
I really love it! TaeTeuk daebak! First time read indonesian fic in here! Terima kasih ^^

Mayno2 [A] () says:
@Taengoo09 : Terimakasih chingu :) ingat! jadi orang indo jgn malu beda dari yg lain..keke :D

Taengoo09 () says:
waw. pertama kali nemu yang bahasa indonesia! menginspirasi nih!

View all comments >>


^ Back to Top