Shameful end...

Happy Reading ^^

..........................

 

 

 

 

 

“Morning minjunnie~”

 

Sapa Taecyeon kepada kekasihnya Minjun dengan senyum yang menurut Minjun sangat menyebalkan, seraya berjalan menghampiri kekasihnya yang sedang mengambil susu di kulkas.

 

Minjun menepis tangan Taecyeon ketika hendak memeluknya. “Tch, senyummu sangat menjijikan Ok Taecyeon.” Ia mencibir kekasihnya karena sedari tadi senyam-senyum tidak jelas sejak turun dari lantai 2 villa asrama mereka.

 

“Oh Minjunnie, Apakah kau tidak merindukanku? Apa kau masih merajuk?” Tanya Taecyeon dengan nada sedih dan wajah yang dibuat-buat.

 

“Menurutmu?” Minjun mendengus kesal. Kemudian duduk di meja makan dengan mengambil tempat duduk bersebrangan dari Nichkhun dan Wooyoung. Taecyeon pun ambil bagian duduk di sebelahnya.

 

“Siapa yang menyuruhmu duduk di situ?” Minjun menoleh ke arah Taecyeon yang sedang duduk sambil memakan roti panggang hidangan sarapan mereka pagi ini.

 

“Iwni kwan twempat dudwukku chawgi jwadi awku twentu swaja dwuduk diswini.” Ujar Taecyeon dengan mulut penuh roti panggangnya.

 

“Telan dulu, bodoh.” Minjun melirik tajam kemudian menatap kedua member lain yang sedari tadi hanya terkikik geli melihat tingkah pasangan ini, tentu saja Wooyoung dan Nichkhun.

 

“Hey hyung, kalian berdua sudah tua masih saja bertingkah layaknya anak remaja labil yang salah satunya sedang merajuk, cemburu kepada pasangannya karena—“

 

“Y-YACH!!! Aku tidak cemburu! Aku hanya kesal, khun!”

 

Belum sempat Nichkhun menyelesaikan kata-katanya, ia dibuat kaget karena Minjun berteriak memotong pembicaraannya. “Hey hyung, aku hanya bercanda. Lagi pula jika kau tidak cemburu dengan skinship berlebihan Taec terhadap ‘istrinya’, mengapa kau uring-uringan seperti ini?”

 

“I-itu..aku hanya kesal dengan tingkah kucing besar bodoh ini, tersenyum seperti orang idiot sejak turun dari tangga.” Minjun melirik lagi ke Taecyeon yang sudah membuka mulutnya lebar, kaget dengan perkataan kekasihnya yang seperti sedang menyudutkan dirinya.

 

Wooyoung yang sedari tadi tidak bersuara lalu menimpali, ”Hey khun hyung, tak ingatkah kau dengan kejadian 2 tahun lalu saat aku merajuk seperti Minjun hyung, karena wgm sialan itu?”

 

Nichkhun yang sedang tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Taecyeon yang tampak bodoh dan layaknya orang idiot terhenti mendengar perkataan Wooyoung, kemudian menolehkan kepalanya kesamping untuk menatap kekasihnya.

 

“Woo?” Nichkhun mengernyitkan dahinya heran.

“Bahkan wajahmu tampak lebih idiot dari Taec hyung saat kau duduk di depan kamar kita, sambil menghentak-hentakan kakimu dan menangis meraung-raung tanpa mengeluarkan air mata dengan mulutmu yang menganga.”

 

Hening sejenak.

 

Kemudian tawa meledak dari mulut Minjun dan tentu saja Taecyeon dengan tertawa mengejek sambil meelihat ke arah Nichkhun, ia memegangi perutnya yang sakit karena tak bisa menghentikan tawanya. Begitu pula dengan Minjun yang sampai terbatuk-batuk menertawai ekspresi wajah namja Thailand itu.

 

Sedangkan wooyoung hanya terkekeh geli melihat kekasihnya yang merona pekat dan menahan malu karena perkataannya.

 

“Mianhae chagi,n aku hanya bercanda.” Kemudian wooyoung mengecup bibir Nichkhun sekilas tanda permintaan maafnya.

 

Setelah tawa mereka mereda dan melanjutkan menyantap sarapannya masing-masing. –dengan Nichkhun yang masih mempoutkan bibirnya karena kesal dikerjai wooyoung—

 

“Oh ya, dimana Junho dan Chansung? Sejak tadi mereka belum turun juga. Padahal hari ini mereka ada jadwal mengisi acara A Song For You bersama khun.” Tanya Minjun.

 

Kemudian Taecyeon tersenyum aneh,

 

”Kurasa mereka masih dikamar. Sepertinya belum bangun atau—“

 

Nichkhun, Wooyoung, dan Minjun mengangkat alis mereka dan menatap Taecyeon.mereka bertanya serentak kepada Taecyeon yang sepertinya tau sesuatu..

 

“Atau…?”

.

.

.

.

.

Sementara itu di kamar maknae....

 

......

 

“Ah! Oh! Channie!” Junho terus saja meracau tidak jelas karena Chansung semakin gencar mengeluar-masukkan miliknya ke dalam mahkota erat milik Junho,Ia sudah e tiga kali namun Chansung belum menunjukkan tanda-tanda enya.

Junho tak dapat berbuat apa-apa lagi dan pasrah dengan apa yang Chansung lakukan, Ia hanya dapat menolehkan kepalanya kekanan dan kekiri sambil meremas seprai yang sudah acak-acakan diranjang mereka berdua.

 

“A-ahh nuneo! Mmhhh~!” Chansung melenguh tertahan saat dinding lubang sempit Junho mencengkram erat miliknya. Chansung membalasnya dengan mendorong lebih dalam pinggulnya dan miliknya terus menyentuh titik kenikmatan Junho.

 

“Oh god! Disitu channie! Yach! Nggh~” Chansung menuruti apa yang diperintahkan sang emperor. Chansung terus saja meninju titik kenikmatan Junho dan membuat kekasihnya menjerit hebat. “Chansung! A-aggghhh! Lebih cepat! A-aahh!” Jutaan aliran listrik seperti menyetrum tubuh Junho ketika ia sudah di ujung kenikmatannya.

“C-channie aku mau nggh—“

 

Mengerti apa yang dimaksud Junho, Chansung membalikkan badan Junho menjadi membelakanginya. Tubuh Chansung bertumpu pada kedua dengkulnya, sambil memegang pinggang Junho dan tanpa melepaskan miliknya dari lubang Junho ia mengangkat tubuh Junho agar sedikit menungging.

 

Sedangkan Junho hanya melenguh panjang saat Chansung membalikkan badannya, ia sedikit menungging agar memudahkan akses untuk Chansung. Kemudian ia memaju mundurkan tubuhnya, membuat Chansung mendesis tertahan.

 

“Oh! Junho! Damn!” Merasa Junho mempermainkannya, Chansung mulai kembali menyodok Junho dari belakang dengan tangannya menggengam milik Junho yang sedari tadi ia abaikan. Lalu mulai mengurut perlahan kemudian mempercepat temponya.

 

“A-aggh Channie! K-kumohon jangan ber-sama—“

 

“Ngghh.. Damn you! Channie!”

 

Junho hanya mengumpat, mengerang dan mendesah menikmati perlakuan Chansung. Sedangkan Chansung yang mendengar Junho memanggil namanya penuh desahan malah membuatnya semakin gencar menggarap tubuh Junho.

 

.

.

.

.

.

 

“Hey taec, jawab kami!”  Taecyeon masih saja memakan sarapannya dengan santai padahal ketiga member lain sudah mendecak kesal karenanya.

“Entahlah, tadi saat aku melewati kamar mereka masih hening, tidak ada suara apapun kupikir mereka masih tidur” Taecyeon menaikkan bahunya..

Minjun berfikir sebentar. “Apa maksudnya, hening dan tidak ada suara?” ia bertanya dalam hati.

 

“Oh astaga!”

 

Kemudian Minjun berjalan cepat ke arah tangga dan menaiki anak tangga menuju lantai dua villa asrama mereka dan menghampiri kamar pasangan maknae tersebut.

.

.

.

.

.

 

“Channie aku mau ughh—“

 

“Bersama-sama babe…”

 

Tubuh Junho hampir saja ambruk, tangannya tidak mampu menahan tubuhnya yang sudah lelah karena baru saja mengeluarkan ujung hasratnya. Namun kedua tangan Chansung menahan tubuhnya agar tidak terjatuh, kemudian membalikkan kembali tubuh Junho agar menghadap dirinya.

 

Kemudian Junho duduk di pangkuan Chansung, dengan Chansung menghadap headbed dan Junho menghadap kearah pintu, lalu ia melingkarkan kedua tangannya ke leher jenjang Chansung.

 

“Kau nakal Channie.”

 

“Dirimu yang membuatku menjadi anak nakal nuneo.”

 

Nafas mereka masih terengah. Kemudian Chansung mendekatkan wajahnya kearah wajah Junho, menempelkan bibirnya ke bibir kenyal Junho. Mereka berciuman, saling melumat dan menghisap bibir pasangannya.

 

Namun baru 5 menit bibir mereka berpautan…………

 

.

.

.

.

.

 

 

 

Minjun membuka lebar pintu kamar milik pasangan maknae. Kemudian ia membelalakkan matanya mendapat pemandangan yang tak senonoh, dimana Junho berada dipangkuan Chansung yang membelakangi pintu kamar, pemandangan tersebut makin tidak senonoh saat tangan Chansung memilin-milin Junho membuat Junho mendesah diantara ciuman mereka dan tangannya meremas seduktif helaian rambut Chansung yang mulai basah karna peluh.

“YACH!!!”

 

Chansung dan Junho tersentak kaget, Junho memiringkan kepalanya kekanan dengan tangannya memegang bahu Chansung. Sedangkan Chansung menoleh kearah kiri, tangannya masih memegang pinggang Junho.

 

“MINJUN HYUNG!”

 

Mereka berdua berteriak kaget, mata mereka makin melebar karena tidak hanya ada Minjun yang diambang pintu kamar mereka tetapi ketiga hyungnya yang lain juga ‘mempergoki’ mereka.

 

“Astaga.”

 

Tangan Nichkhun menutup kedua mata Wooyoung agar kekasihnya tidak melihat pemandangan yang tidak senonoh yang ada di hadapannya. Sedangkan Taec, yang sudah berniat merencanakan hal ini hanya terkekeh dan senyum penuh kemenangan.

 

Sedangkan yang dipergoki hanya menunduk malu, tidak berani menatap keempat hyungnya. Semburat rona merah pekat menghiasi wajah mereka berdua.

 

“ini gara-gara kau Channie...”

 

“Tapi kau menikmatinya kan? Bahkan sangat menikmatinya sampai—“

 

Junho menutup mulut Chansung dengan tangannya. Pipinya semakin merona. Sedangkan Minjun yang pertama kali memergoki mereka hanya menggeram kesal.

 

“YACH! Kalian berdua cepat mandi dan bersiap-siap. Jangan mengacaukan jadwal kalian dengan Khun. Hei ingat juga! Tidak ada mandi bersama, kalian tidak akan selesai jika mandi bersama. Junho! kau mandi di kamar mandi kamarku dan kau Chansung! mandi di kamar mandi kamar ini.”

 

Omel Minjun sambil jari telunjuknya menunjuk bergantian kearah pasangan itu.

 

“Ndeh Harabeoji~” saut mereka berdua dengan nada yang mengejek.

 

“YACH! Berhenti memanggilku seperti itu.”

 

Junho dan Chansung tertawa keras, Taecyeon juga tapi tidak jadi karena Minjun menatap garang kepadanya.

 

“Dan kau Taec, akan kuperpanjang menghukummu, tak ada tidur bersama, morning kiss atau apapun. Tak kuijinkan kau menyentuhku sampai wgm sialan itu selesai!”

 

“T-tapi junnie....”

 

Minjun sudah melenggang kearah tangga sesudah ia menutup pintu kamar pasangan maknae tersebut. Ia tak dapat berbuat apa-apa jika Minjun sudah mengancamnya seperti itu.

 

Seolah Tecyeon mendapat batunya sendiri....

 

Kemudian pintu kamar pasangan maknae terbuka, dengan kepala Chansung yang menongol. “Sungguh malang nasibmu hyung, kau akan kedinginan setiap malam sampai wgm selesai.” Chansung menggodanya dengan nada sedih yang dibuat-dibuat sambil kedua tangannya memeluk tubuhnya sendiri yang tidak terbalut kain apapun.

 

“YACH!!!”

 

 

--end--

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hoahhh akhirnya kelar juga kkk~ terima kasih banyak untuk co-authorku Sayaka yang mau aku susahin karena banyak nanya hehehe. Maaf ya kalo kurang hot soalnya aku bikin ff ini sambil cekikikan(?) Mohon commentnya readers untuk semangat aku buat ff Channuneo lagi ^^

Kamsahamnida ^_^

Comments

Comments are moderated. Keep it cool. Critical is fine, but if you're rude to one another (or to us), we'll delete your stuff. Have fun and thanks for joining the conversation!

Comments are disabled
chococandies #1
Chapter 2: wawawawa aku sampe senyum senyum baca ff ini kyaaaa><
Xane94 #2
Chapter 2: LOOOOOOOL~~ hot but funny xDD
theNORMALme #3
Chapter 2: FF ini membuatku menjadi seorang blahau yg sedang galau.. Kereeeenn~
yeppeuta #4
Chapter 2: taram~ ini ff rated M yg pertama kali aku baca, rekomen-nya author itu jg nyehehehe, kkkkk inget smp searching2 istilah segala waktu itu ._.v hehe belum ngomen, jd sekarang aku komen xD /oke. skip/ kkkkk
UnunJang #5
Chapter 2: Hahaha...
Untung Khun Sigap nutup mata WOo...Kkkk~

ya ampun kasian amet Taec...
*Nepuk2PunggungTaec
Sabar ya Oppa..^^

Lanjut Thor... :]]
UnunJang #6
Chapter 1: Owalah...
pagi2 udah disambut dngn adegan Hot'a ChanNuneo...
hohohoho

#LanjutBacanya
afiati #7
Chapter 2: hot...hot...hot...bnget pengen liat ekspressi woo pas liat channuneo deh,khun lucu ya masa woo ga boleh liat pdhl dia sm woo kan jg sering,poor taec wkwkwkwkwkw....ok mau yg lebih hot dong thor hehehe...
Difa_KYs #8
Chapter 2: aduh panaaaaaassssssssssshhhhhhhhhhhh
author nulis sambil cekikikan aja begini jadinya
apalagi sambil menghayati(?) lol
astagaa sejak kapan itu maknae satu jadi begitu /.\
jun, kuat banget ampe 4 kali mwahaha

ngakak jempalitan baca scene nya khunyoung
puahahahaha xDDDD
kasian taecyeon, ga dikasih jatah sama mamih minjun
*pukpuk taec*

ayo bikin yg lain lagi thor
ditunggu karya yg lain yah ^^ /muka yadong/*plakk
wenywoolvr #9
Chapter 2: Omaigaattt...apanya yg kurang thor..ini sangaat hooottt..kkk~
Ngakak bacanya...taec niat ngejailin magnae malah kna batunya sndiri..haha

Aduuhh...ksian amat mreka diganggu..chan bnr2 beruang ganas..kkk~
Asli..pasti malu bgt klo kepergok melakukan urusan private kya gitu apalagi ga cm ma 1org..kkk~
Tapi kyaknya duo magnae itu dah ga punya malu lg sih..#plakk

Ayo bkin lg yg lbih lbih lbihh hot lg thor..kkk~ #plaakk *yadong akut merajalela*
Ditunggu ffnya yg laen^^
Fighting^o^
Putree_LEN #10
Chapter 2: q ngebut baca 2 chap sekaligus ini.. :D

Chan sumpah ganas banget, hahahahaa..!!
n' Taec sukurin kena batu'a, abis iseng banget sih, kayak gag tau aja kalo Minjun itu galak banget, sukurin, sukurin... whahahaha..

ngakak deh baca nih ff, gaya bahasa'a juga enak. bikin q ngakak2 sendiri baca'a.. :D

d'tunggu ff Channuneo yg lain ya,? Fighting..!!