Baby's Breath [Indonesian]

Description

*Baby's Breath;

“Baby’s Breath”, bunga klasik yang biasa dipakai sebagai pengisi korsase, buket, dan rangkaian bunga lainnya. Melambangkan kesucian, ketulusan, dan kebahagiaan; alasan utama mengapa florist menggunakannya bersama dengan mawar, simbol teramat kuat cinta sejati.

Namaku Byun Baekhyun.

Saudara tiriku Park Chanyeol.

Aku adalah kapten tim sepak bola sekolah kami dan peringkatku juga tinggi, kurang lebih.

Saudara tiriku mempunyai IQ 65 “di bawah rata-rata”. Dia menjalani home-schooling selama sebagian besar hidupnya. Ya, dia mengalami keterbelakangan mental. Lumpuh secara intelektual. Cacat secara jasmani. Terserah kau menyebutnya apa. Dia tidak berbuat banyak dalam hidupnya selain menyirami tanaman di toko bunga milik keluarga kami dan berusaha memecahkan soal matematika kelas dua. Dia masih menghitung dengan jari.

Hidupku berubah, sedikitnya, semenjak kepindahannya ke rumah kami.

Namaku Byun Baekhyun dan aku ingin saudara tiriku yang bodoh ini menghilang.

Foreword

*Official Trailer;

 

 


Disclaimer: I dont' own anything. Story belong to jindeul. Original story is here.

Comments

Comments are moderated. Keep it cool. Critical is fine, but if you're rude to one another (or to us), we'll delete your stuff. Have fun and thanks for joining the conversation!

You must be logged in to comment
bloomin95 #1
Chapter 29: Well, aku pikir, endingnya bakal lebih 'sesuatu' tapi karena memang cerita ini punya caranya sendiri dari kesederhanaan yg sejak awal cerita ini punya sebagai ciri khas, so ending epik begini tentu sudah sangat pas :)
bloomin95 #2
Chapter 20: ketika sebuah cerita, bisa membuat seorang pembaca merasakan sebuah perasaan yg dirangkai dalam tiap bait, mungkin waktu itu bisa dikatakan, penulis tersebut berhasil.

aku speechless. juga, makasih buat transletor yg udh bersedia menerjemahkan cerita sebagus ini. cerita ini nggak perlu kata-kata cinta atau percintaan semendalam itu buat bikin cerita ini terasa wah. tapi dengan kesederhanaan dan hubungan yg mendekati bromance dibandingkan boyslove ini, bikin cerita ini tuh kayak nggak akan punya tandingannya. mungkin berlebihan, tapi apresiasi itu perlu. sayang aku nggak bisa bahasa inggris, tapi bersyukur banget cerita ini ada dalam bahasa.

oke, lanjut :3
bloomin95 #3
Chapter 15: apa ya? aku nampung komentar dan lanjutin baca cuma buat.nikmatin perasaan yg mendadak galau bahkan sampe nangis. apalagi pas baek nangis karena chan bilang gak mau sekolah. juga, pidato dia yg bener-bener... ah, sudahlah. bener-bener nyentuh dan nyesekin :3
bloomin95 #4
Chapter 11: bener. hukum itu kadang mengerikan. katanya adil, tapi hanya adil untuk mereka yg lemah dan nggak punya kuasa. aku nyesek tiap kali baca chapternya. ini tuh, bener-bener punya nilai kehidupan :)
Realkeziagabriella #5
Chapter 20: Anjirrr dari awal sampe akhir nangis darah gw bacanya. Err... Btw, ga ada sequel nya ya?? #ngarep
bloomin95 #6
Chapter 9: seenggaknya, di chapter ini baekhyum tau, kalo sebenernya chanyeol ngerti semua omongan kasar yg pernah diucapin baekhyun dan siapapun itu. erghhh, gue bejek2 jugak tuh si item *lirik (mesra) Kai*

aku syok mendapati zitao berantem di sini. dia yg ama setan boongan aja jejeritan awkawkawk~
bloomin95 #7
Chapter 8: puisinyaaaaa~
sukaaaakkkk :3

itujugs, pas bagian suho bilang, keberikan resep; kasih sayang. overdosis juga tidak masalah.
aaaaahhh aweuuuuuu >///<
bloomin95 #8
Chapter 7: chanyeol kenapa? erggghhhh~
bloomin95 #9
Chapter 6: aaaaaaaa~~~~
ini cerita maunya apa sih? nggak ada yg berlebihan, semuanya pas dan amat sangat disesuaikan. tapi... manis >///<
bloomin95 #10
Chapter 5: udahlah... sakitnya tuh di sini... nyeseknya tuh di sini...

yampun, gila apa ya. baru awal udh galau gini bacanya. kuatkan hati... kuatkan hati...