Lies

Description

Sana cepat mandi. Yang lain sudah menunggu di bawah untuk sarapan. Dan satu lagi, kau membiarkan jendela kamar terbuka semalaman. Lagi. Mau sampai kapan… // Yak! Rae! Kau mau ke mana? Pergi denganku dan Changmin saja. // Oh, memang aku boleh pacaran dengan Raekyo? Bukannya itu dosa, hyung? Aku memang sudah dewasa, kalian saja yang tidak pernah mengakuinya. Aw! Appoooo! Kenapa hyung memukulku?! // Appa percaya pada semua anak-anak appa. Untuk Kyuhyun pun begitu Appa percaya nantinya dia yang akan paling kuat // Proses pencangkokan ginjalnya? Mwolla, oppa tidak ingat // Oppa, mian, aku tidak bisa membiarkan Kyu oppa sendirian. Kau tidak tahu rasanya menghadapi kenyataan pahit sendirian kan? // Kalian… Keluarga macam apa kalian // Hyung, aku sering bermimpi bahwa dia benar-benar adik kita. Tapi aku selalu terbangun dengan rasa bersalah // Hyung, aku tidak akan mundur. Dia mungkin sudah seperti adikku selama enam bulan ini, tapi orang ini sudah bersahabat denganku sejak umurku belum mulai dihitung. Mereka sama-sama berarti untukku. Aku tahu ini jalan terbaik // Lagi-lagi aku tidak diberikan pilihan untuk menentukan hidupku. Semua selalu seperti itu, kata-kata itu, kata-kata kami sudah membereskan semuanya kau tidak perlu khawatir lagi, selalu kalian berikan padaku. // Kuharap kau tidak marah padaku, Kyuhyun-ah // Akhirnya impianku terkabul, Kyuhyun-ah. Kau bukan hanya sahabatku, kini kau jadi saudaraku.

Foreword

Lagi-lagi belum bisa move on jadi adik perempuannya Kyu oppa :)

Maaf bila ada salah kata

enjoy ^^

Comments

You must be logged in to comment
No comments yet